Rabu, 05 Juni 2013

emhaes's: emhaes's: indonesia

http://wq.lt/anuhxj,

http://sahabat-amrin.blogspot.com/2011/08/rukun-shalat-menurut-imam-yang-empat.html?m=1,

http://wq.lt/egam

Jumat, 08 Maret 2013

DIRIKAN SHALAT



http://Tipe[Al-Hadits]
"Sebaik-baik kalian ialah yang mempelajari al Qur'an dan mengajarkanya."

(HR Bukhari).

    [ H A D I< /font> T S ]

emhaes/asal-usul salat lima waktu

(Diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra).
Rasulullah saw. bersabda:
"Barang siapa menjaga sholat, niscaya dimuliakan oleh
Allah dengan 5 kemuliaan:

1. Allah menghilangkan kesempitan hidupnya

2. Allah hilangkan siksa kubur darinya

3. Allah akan memberikan buku catatan amalnya dengan tangan kanannya

4. Dia akan melewati jembatan bagaikan kilat, dan

5. Akan masuk surga tanpa hisab.

Dan barangsiapa yang menyepelekan sholat. niscaya Allah akan mengazabnya dengan 15 siksaan:

1. Enam siksa didunia

2. Tiga siksaan ketika mati

3. Tiga siksaan di liang kubur, dan

4. Tiga siksaan di akhirat.


-Siksa di dunia antara lain :

1. Di cabut keberkahan
umur/hdupnya

2. Di hapus tanda orang saleh di wajahnya

3. Tidak mendapatkan pahala dari setiap amal yang dikerjakannya

4. Tidak diterima do'anya

5. Tidak termasuk bagian dari do'a orang-orang saleh, dan

6. Keluar ruhnya tanpa membawa iman.


-Siksa ketika mati antara lain :

1. Mati dalam keadaan hina

2. Mati dalam keadaan lapar, dan

3. Mati dalam keadaan haus, yang bilamana diberikan air sebanyak air laut tak akan menghilangkan
dahaganya.


-Siksa di liang kubur:

1. Allah menyempitkan liang kuburnya sehingga saling bersilang tulang rusuknya

2. Tubuhnya dipanggang di atas bara api siang dan malam, dan

3. Dalam kuburnya terdapat ular yang bernama Syuja'ul aqro yang akan menyiksanya.


-Siksa di akhirat antara
lain:

1. Ketika langit terbuka, malaikat datang kepadanya dengan membawa rantai yang panjangnya tujuh hasta,rantai itu digantungkan di lehernya dan dimasukan ke dalam mulutnya sampai keluar dari duburnya. Lalu malaikat mengumumkan, "Ini adalah balasan bagi orang yang menyepelekan perintah
Allah".

2. Allah tidak akan memandang wajahnya dengan pandangan kasih sayang-Nya, dan

3. Allah tidak mensucikannya, dan baginya siksa yang amat pedih.


Dosa Meninggalkan Shalat Fardhu


1. Shalat Subuh.
Satu kali meninggalkan akan dimasukkan ke dalam neraka selama 30 tahun yang sama dengan 60.000 tahun di dunia.


2. Shalat Dhzuhur.
Satu kali meninggalkan dosanya sama dengan membunuh 1.000 orang umat islam.


3. Shalat Ashar.
Satu kali meninggalkan dosanya sama dengan menutup/meruntuhkan
ka'bah.


4. Shalat Maghrib.
Satu kali meninggalkan dosanya sama dengan berzina dengan orangtuanya, dan


5. Shalat 'Isyaa.
Satu kali meninggalkan tidak akan di ridhai Allah SWT tinggal di bumi atau di bawah langit serta makan dan minum dari nikmatnya.

Ancaman Terhadap Orang Yang Lalai DalamShalat

"Barang siapa melalaikan sholat, Allah SWT akan menyiksanya dengan 15 siksaan.
Enam siksaan di dunia, tiga siksaan ketika meninggal, tiga siksaan
di alam kubur, dan tiga siksaan saat bertemu dengan Allah SWT."
Ketika Malaikat Jibril turun dan berjumpa dengan Rasulullah SAW, ia berkata,
"Wahai Muhammad, Allah tidak akan menerima puasa, zakat, haji, sedekah, dan amal saleh seseorang yang meninggalkan sholat. Ia
dilaknat di dalam Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Quran.
Demi Allah, yang telah mengutusmu sebagai nabi pembawa kebenaran,

"sesungguhnya orang yang meninggalkan sholat, setiap hari mendapat 1.000 laknat dan murka".
Para malaikat melaknatnya dari langit pertama hingga ketujuh.
Orang yang meninggalkan sholat tidak memperoleh minuman dari telaga surga, tidak mendapat syafaatmu, dan tidak termasuk dalam umatmu. Ia tidak berhak dijenguk ketika sakit, diantarkan jenazahnya, diberi salam, diajak makan dan minum. Ia juga tidak berhak memperoleh rahmat Allah.Tempatnya kelak di dasar neraka bersama orang-orang munafik, siksanya akan dilipatgandakan, dan di hari kiamat ketika dipanggil untuk diadili akan datang dengan tangan terikat di lehernya. Para malaikat memukulinya, pintu neraka jahanam akandibukakan
baginya, dan ia melesat bagai anak panah ke dalamnya, terjun dengan kepala terlebih dulu, menukik ke tempat Qarun dan Haman di dasar neraka. Ketika ia menyuapkan makanan ke dalam mulutnya, makanan itu berkata, 'Wahai musuh Allah, semoga Allah melaknatmu, kamu memakan rezeki Allah namun tidak menunaikan
kewajiban-kewajiban
dari-Nya. "Ketahuilah! Sesungguhnya bencana yang paling dahsyat, perbuatan yang paling buruk, dan aib yang paling nista adalah kurangnya perhatian terhadap sholat lima waktu, sholat Jumat, dan sholat berjemaah. Padahal, semua itu ibadah-ibadah yang oleh Allah SWT ditinggikan derajatnya, dan dihapuskan dosa-dosa maksiat bagi siapa saja yang menjalankannya. Orang yang meninggalkan sholat karena urusan dunia akan celaka nasibnya, berat siksanya, merugi perdagangannya,
besar musibahnya, dan panjang
penyesalannya. Ia dibenci Allah, dan akan mati dalam keadaan tidak Islam, tinggal di neraka Jahim atau kembali ke neraka Hawiyah." Lalu Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa meninggalkan sholat hingga terlewat waktunya, lalu mengadanya, ia akan disiksa di neraka selama satu huqub (80 tahun).... Sedangkan ukuran satu hari di akhirat adalah 1.000 tahun di dunia." Demikian tertulis dalam
kitab "Majalisul Akbar".
Sementara dalam kitab "Qurratul Uyun". , Abu Laits Samarqandi menulis sebuah hadits,
"Barang siapa meninggalkan sholat fardu dengan sengaja walaupun satu sholat, namanya akan tertulis di pintu neraka yang ia masuki.
"Ibnu Abbas berkata,
"Suatu ketika Rasulullah SAW bersabda,
"Katakanlah! Ya Allah, janganlah salah seorang dari kami menjadi orang-orang yang sengsara.
Kemudian Rasulullah SAW bertanya, "Tahukah kamu siapakah mereka itu?' Para sahabat menjawab.
Mereka adalah orang yang meninggalkan sholat."
Dalam Islam mereka tidak akan mendapat bagian apa pun.
Disebutkan dalam hadis lain.
"Barang siapa meninggalkan sholat tanpa alasan yang dibenarkan syariat, pada hari kiamat Allah SWT tidak akan memedulikannya, bahkan Allah SWT akan
menyiksanya dengan azab yang amat pedih.
Diriwayatkan, pada suatu hari Rasulullah SAW berkata,
"Katakanlah, ya Allah, janganlah Engkau jadikan seorang pun di antara kami celaka dan diharamkan dari kebaikan! Tahukah
kalian siapakah orang yang celaka, dan diharamkan dari kebaikan? Siapa, ya, Rasulullah? orang yang meninggalkan sholat? "jawab Rasulullah. Dalam hadis yang berhubungan dengan peristiwa Isra-Mi'raj, Rasulullah SAW mendapati suatu kaum yang membenturkan batu ke kepala mereka. Setiap kali kepala mereka pecah, Allah memulihkannya seperti sedia kala. Demikianlah mereka melakukannya
berulang kali. Lalu, beliau bertanya kepada Jibril, "Wahai Jibril, siapakah mereka itu?"

"Mereka adalah orang-orang yang kepalanya merasa berat untuk mengerjakan sholat," jawab Jibril.
Diriwayatkan pula, di neraka Jahanam ada suatu lembah bernama Wail. Andaikan
semua gunung di dunia dijatuhkan ke dalamnya akan meleleh karena panasnya yang dahsyat. Wail adalah tempat orang-orang yang meremehkan dan melalaikan sholat, kecuali jika mereka bertobat.

YANG MEMELIHARA SHALAT

Bagi mereka yang memelihara sholat secara baik dan benar, Allah SWT akan memuliakannya dengan lima hal,
[1].  Dihindarkan dari kesempitan hidup, diselamatkan dari siksa kubur,
[2].  Di karuniai kemampuan untuk menerima kitab catatan amal dengan tangan kanan,
[3].   Dapat melewati jembatan shirathal mustaqim secepat kilat, dan
[4].   Dimasukkan ke dalam surga tanpa hisab.
Dan barang siapa meremehkan atau melalaikan sholat, Allah SWT akan menyiksanya dengan 15  siksaan.
Enam siksaan di dunia,
tiga siksaan ketika meninggal,
tiga siksaan di alam kubur, dan
tiga siksaan saat bertemu dengan Allah SAW.
Adapun enam siksaan yang ditimpakan di dunia adalah:
[1].   Dicabut keberkahan umurnya,
[2].  Dihapu.s tanda kesalehan dari wajahnya (pancaran kasih sayang terhadap sesama),
[3].  Tidak diberi pahala oleh Allah semua amal yang dilakukannya,
[4].  Doanya tidak diangkat ke langit,
[5].  Tidak memperoleh bagian doa kaum salihin, dan
[6].   Tidak beriman ketika roh dicabut dari tubuhnya.
Adapun tiga siksaan yang ditimpakan saat meninggal dunia ialah:
[1].   Mati secara hina,
[2].  Mati dalam keadaan lapar, dan
[3].   Mati dalam keadaan haus. Andai kata diberi minum sebanyak air lautan, ia tidak akan merasa puas.
Sedangkan tiga siksaan yang didapat dalam kubur ialah:
[1].   Kubur mengimpitnya hingga tulang- belulangnya
berantakan,
[2].  Kuburnya dibakar hingga sepanjang siang dan malam tubuhnya berkelojotan menahan panas, tubuhnya diserahkan kepada seekor ular bernama Asy-Syuja'ul Aqra. Kedua mata ular itu berupa api dan kukunya berupa besi, kukunya sepanjang satu hari perjalanan.
"Aku diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyiksamu,  karena engkau mengundurkan sholat Subuh hingga terbit matahari, mengundurkan sholat Zuhur hingga Asar, mengundurkan sholat Asar hingga Magrib, mengundurkan sholat Magrib hingga Isya, dan mengundurkan sholat Isya hingga Subuh," kata ular itu.Setiap kali ular itu memukul, tubuh mayat tersebut melesak 70 hasta, sekitar 3.000   meter, ke dalam bumi. Ia disiksa dalam kubur hingga hari kiamat.
[3].  Di hari kiamat, di wajahnya akan tertulis
kalimat berikut:
Wahai orang yang mengabaikan hak-hak Allah, wahai orang yang dikhususkan untuk menerima siksa Allah, di dunia kau telah mengabaikan hak-hak Allah, maka hari ini berputus asalah kamu dari rahmat-Nya.
Adapun tiga siksaan yang dilakukan ketika bertemu dengan Allah SWT adalah sbb:
[1].   Ketika langit terbelah, malaikat menemuinya, membawa rantai sepanjang 70   hasta untuk mengikat lehernya. Kemudian memasukkan rantai itu ke dalam mulut dan mengeluarkannya dari duburnya. Kadang kala ia mengeluarkannya dari bagian depan atau belakang tubuhnya.
Malaikat   itu berkata,
"Inilah balasan bagi orang yang mengabaikan kewajiban-kewajiban
yang telah ditetapkan Allah."


Ibnu 'Abbas  berkata:
"Andai kata satu mata rantai itu jatuh ke dunia, niscaya cukup untuk membakarnya."
[2].   Allah tidak memandangnya, dan
[3].   Allah tidak menyucikannya, dan ia memperoleh siksa yang
amat pedih.
Demikianlah  ancaman bagi orang-orang yang sengaja melalaikan sholat.
Semoga Allah SWT senantiasa
melimpahkan rahmat- Nya kepada kita semua, juga orang yang bersegera menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi apa yang dilarang oleh-Nya. Aamiin........




DIRIKAN SHALAT



http://Tipe[Al-Hadits]
"Sebaik-baik kalian ialah yang mempelajari al Qur'an dan mengajarkanya."

(HR Bukhari).

    [ H A D I< /font> T S ]

emhaes/asal-usul salat lima waktu

(Diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra).
Rasulullah saw. bersabda:
"Barang siapa menjaga sholat, niscaya dimuliakan oleh
Allah dengan 5 kemuliaan:

1. Allah menghilangkan kesempitan hidupnya

2. Allah hilangkan siksa kubur darinya

3. Allah akan memberikan buku catatan amalnya dengan tangan kanannya

4. Dia akan melewati jembatan bagaikan kilat, dan

5. Akan masuk surga tanpa hisab.

Dan barangsiapa yang menyepelekan sholat. niscaya Allah akan mengazabnya dengan 15 siksaan:

1. Enam siksa didunia

2. Tiga siksaan ketika mati

3. Tiga siksaan di liang kubur, dan

4. Tiga siksaan di akhirat.


-Siksa di dunia antara lain :

1. Di cabut keberkahan
umur/hdupnya

2. Di hapus tanda orang saleh di wajahnya

3. Tidak mendapatkan pahala dari setiap amal yang dikerjakannya

4. Tidak diterima do'anya

5. Tidak termasuk bagian dari do'a orang-orang saleh, dan

6. Keluar ruhnya tanpa membawa iman.


-Siksa ketika mati antara lain :

1. Mati dalam keadaan hina

2. Mati dalam keadaan lapar, dan

3. Mati dalam keadaan haus, yang bilamana diberikan air sebanyak air laut tak akan menghilangkan
dahaganya.


-Siksa di liang kubur:

1. Allah menyempitkan liang kuburnya sehingga saling bersilang tulang rusuknya

2. Tubuhnya dipanggang di atas bara api siang dan malam, dan

3. Dalam kuburnya terdapat ular yang bernama Syuja'ul aqro yang akan menyiksanya.


-Siksa di akhirat antara
lain:

1. Ketika langit terbuka, malaikat datang kepadanya dengan membawa rantai yang panjangnya tujuh hasta,rantai itu digantungkan di lehernya dan dimasukan ke dalam mulutnya sampai keluar dari duburnya. Lalu malaikat mengumumkan, "Ini adalah balasan bagi orang yang menyepelekan perintah
Allah".

2. Allah tidak akan memandang wajahnya dengan pandangan kasih sayang-Nya, dan

3. Allah tidak mensucikannya, dan baginya siksa yang amat pedih.


Dosa Meninggalkan Shalat Fardhu


1. Shalat Subuh.
Satu kali meninggalkan akan dimasukkan ke dalam neraka selama 30 tahun yang sama dengan 60.000 tahun di dunia.


2. Shalat Dhzuhur.
Satu kali meninggalkan dosanya sama dengan membunuh 1.000 orang umat islam.


3. Shalat Ashar.
Satu kali meninggalkan dosanya sama dengan menutup/meruntuhkan
ka'bah.


4. Shalat Maghrib.
Satu kali meninggalkan dosanya sama dengan berzina dengan orangtuanya, dan


5. Shalat 'Isyaa.
Satu kali meninggalkan tidak akan di ridhai Allah SWT tinggal di bumi atau di bawah langit serta makan dan minum dari nikmatnya.

Ancaman Terhadap Orang Yang Lalai DalamShalat

"Barang siapa melalaikan sholat, Allah SWT akan menyiksanya dengan 15 siksaan.
Enam siksaan di dunia, tiga siksaan ketika meninggal, tiga siksaan
di alam kubur, dan tiga siksaan saat bertemu dengan Allah SWT."
Ketika Malaikat Jibril turun dan berjumpa dengan Rasulullah SAW, ia berkata,
"Wahai Muhammad, Allah tidak akan menerima puasa, zakat, haji, sedekah, dan amal saleh seseorang yang meninggalkan sholat. Ia
dilaknat di dalam Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Quran.
Demi Allah, yang telah mengutusmu sebagai nabi pembawa kebenaran,

"sesungguhnya orang yang meninggalkan sholat, setiap hari mendapat 1.000 laknat dan murka".
Para malaikat melaknatnya dari langit pertama hingga ketujuh.
Orang yang meninggalkan sholat tidak memperoleh minuman dari telaga surga, tidak mendapat syafaatmu, dan tidak termasuk dalam umatmu. Ia tidak berhak dijenguk ketika sakit, diantarkan jenazahnya, diberi salam, diajak makan dan minum. Ia juga tidak berhak memperoleh rahmat Allah.Tempatnya kelak di dasar neraka bersama orang-orang munafik, siksanya akan dilipatgandakan, dan di hari kiamat ketika dipanggil untuk diadili akan datang dengan tangan terikat di lehernya. Para malaikat memukulinya, pintu neraka jahanam akandibukakan
baginya, dan ia melesat bagai anak panah ke dalamnya, terjun dengan kepala terlebih dulu, menukik ke tempat Qarun dan Haman di dasar neraka. Ketika ia menyuapkan makanan ke dalam mulutnya, makanan itu berkata, 'Wahai musuh Allah, semoga Allah melaknatmu, kamu memakan rezeki Allah namun tidak menunaikan
kewajiban-kewajiban
dari-Nya. "Ketahuilah! Sesungguhnya bencana yang paling dahsyat, perbuatan yang paling buruk, dan aib yang paling nista adalah kurangnya perhatian terhadap sholat lima waktu, sholat Jumat, dan sholat berjemaah. Padahal, semua itu ibadah-ibadah yang oleh Allah SWT ditinggikan derajatnya, dan dihapuskan dosa-dosa maksiat bagi siapa saja yang menjalankannya. Orang yang meninggalkan sholat karena urusan dunia akan celaka nasibnya, berat siksanya, merugi perdagangannya,
besar musibahnya, dan panjang
penyesalannya. Ia dibenci Allah, dan akan mati dalam keadaan tidak Islam, tinggal di neraka Jahim atau kembali ke neraka Hawiyah." Lalu Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa meninggalkan sholat hingga terlewat waktunya, lalu mengadanya, ia akan disiksa di neraka selama satu huqub (80 tahun).... Sedangkan ukuran satu hari di akhirat adalah 1.000 tahun di dunia." Demikian tertulis dalam
kitab "Majalisul Akbar".
Sementara dalam kitab "Qurratul Uyun". , Abu Laits Samarqandi menulis sebuah hadits,
"Barang siapa meninggalkan sholat fardu dengan sengaja walaupun satu sholat, namanya akan tertulis di pintu neraka yang ia masuki.
"Ibnu Abbas berkata,
"Suatu ketika Rasulullah SAW bersabda,
"Katakanlah! Ya Allah, janganlah salah seorang dari kami menjadi orang-orang yang sengsara.
Kemudian Rasulullah SAW bertanya, "Tahukah kamu siapakah mereka itu?' Para sahabat menjawab.
Mereka adalah orang yang meninggalkan sholat."
Dalam Islam mereka tidak akan mendapat bagian apa pun.
Disebutkan dalam hadis lain.
"Barang siapa meninggalkan sholat tanpa alasan yang dibenarkan syariat, pada hari kiamat Allah SWT tidak akan memedulikannya, bahkan Allah SWT akan
menyiksanya dengan azab yang amat pedih.
Diriwayatkan, pada suatu hari Rasulullah SAW berkata,
"Katakanlah, ya Allah, janganlah Engkau jadikan seorang pun di antara kami celaka dan diharamkan dari kebaikan! Tahukah
kalian siapakah orang yang celaka, dan diharamkan dari kebaikan? Siapa, ya, Rasulullah? orang yang meninggalkan sholat? "jawab Rasulullah. Dalam hadis yang berhubungan dengan peristiwa Isra-Mi'raj, Rasulullah SAW mendapati suatu kaum yang membenturkan batu ke kepala mereka. Setiap kali kepala mereka pecah, Allah memulihkannya seperti sedia kala. Demikianlah mereka melakukannya
berulang kali. Lalu, beliau bertanya kepada Jibril, "Wahai Jibril, siapakah mereka itu?"

"Mereka adalah orang-orang yang kepalanya merasa berat untuk mengerjakan sholat," jawab Jibril.
Diriwayatkan pula, di neraka Jahanam ada suatu lembah bernama Wail. Andaikan
semua gunung di dunia dijatuhkan ke dalamnya akan meleleh karena panasnya yang dahsyat. Wail adalah tempat orang-orang yang meremehkan dan melalaikan sholat, kecuali jika mereka bertobat.

YANG MEMELIHARA SHALAT

Bagi mereka yang memelihara sholat secara baik dan benar, Allah SWT akan memuliakannya dengan lima hal,
[1].  Dihindarkan dari kesempitan hidup, diselamatkan dari siksa kubur,
[2].  Di karuniai kemampuan untuk menerima kitab catatan amal dengan tangan kanan,
[3].   Dapat melewati jembatan shirathal mustaqim secepat kilat, dan
[4].   Dimasukkan ke dalam surga tanpa hisab.
Dan barang siapa meremehkan atau melalaikan sholat, Allah SWT akan menyiksanya dengan 15  siksaan.
Enam siksaan di dunia,
tiga siksaan ketika meninggal,
tiga siksaan di alam kubur, dan
tiga siksaan saat bertemu dengan Allah SAW.
Adapun enam siksaan yang ditimpakan di dunia adalah:
[1].   Dicabut keberkahan umurnya,
[2].  Dihapu.s tanda kesalehan dari wajahnya (pancaran kasih sayang terhadap sesama),
[3].  Tidak diberi pahala oleh Allah semua amal yang dilakukannya,
[4].  Doanya tidak diangkat ke langit,
[5].  Tidak memperoleh bagian doa kaum salihin, dan
[6].   Tidak beriman ketika roh dicabut dari tubuhnya.
Adapun tiga siksaan yang ditimpakan saat meninggal dunia ialah:
[1].   Mati secara hina,
[2].  Mati dalam keadaan lapar, dan
[3].   Mati dalam keadaan haus. Andai kata diberi minum sebanyak air lautan, ia tidak akan merasa puas.
Sedangkan tiga siksaan yang didapat dalam kubur ialah:
[1].   Kubur mengimpitnya hingga tulang- belulangnya
berantakan,
[2].  Kuburnya dibakar hingga sepanjang siang dan malam tubuhnya berkelojotan menahan panas, tubuhnya diserahkan kepada seekor ular bernama Asy-Syuja'ul Aqra. Kedua mata ular itu berupa api dan kukunya berupa besi, kukunya sepanjang satu hari perjalanan.
"Aku diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyiksamu,  karena engkau mengundurkan sholat Subuh hingga terbit matahari, mengundurkan sholat Zuhur hingga Asar, mengundurkan sholat Asar hingga Magrib, mengundurkan sholat Magrib hingga Isya, dan mengundurkan sholat Isya hingga Subuh," kata ular itu.Setiap kali ular itu memukul, tubuh mayat tersebut melesak 70 hasta, sekitar 3.000   meter, ke dalam bumi. Ia disiksa dalam kubur hingga hari kiamat.
[3].  Di hari kiamat, di wajahnya akan tertulis
kalimat berikut:
Wahai orang yang mengabaikan hak-hak Allah, wahai orang yang dikhususkan untuk menerima siksa Allah, di dunia kau telah mengabaikan hak-hak Allah, maka hari ini berputus asalah kamu dari rahmat-Nya.
Adapun tiga siksaan yang dilakukan ketika bertemu dengan Allah SWT adalah sbb:
[1].   Ketika langit terbelah, malaikat menemuinya, membawa rantai sepanjang 70   hasta untuk mengikat lehernya. Kemudian memasukkan rantai itu ke dalam mulut dan mengeluarkannya dari duburnya. Kadang kala ia mengeluarkannya dari bagian depan atau belakang tubuhnya.
Malaikat   itu berkata,
"Inilah balasan bagi orang yang mengabaikan kewajiban-kewajiban
yang telah ditetapkan Allah."


Ibnu 'Abbas  berkata:
"Andai kata satu mata rantai itu jatuh ke dunia, niscaya cukup untuk membakarnya."
[2].   Allah tidak memandangnya, dan
[3].   Allah tidak menyucikannya, dan ia memperoleh siksa yang
amat pedih.
Demikianlah  ancaman bagi orang-orang yang sengaja melalaikan sholat.
Semoga Allah SWT senantiasa
melimpahkan rahmat- Nya kepada kita semua, juga orang yang bersegera menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi apa yang dilarang oleh-Nya. Aamiin........




Rabu, 30 Januari 2013

SYARAT WAJIB SHALAT JUM'AT



http://Tipe[Al-Hadits]
"Sebaik-baik kalian ialah yang mempelajari al Qur'an dan mengajarkanya."
(HR Bukhari).

SYARAT WAJIB JUM'AT

Bersama Usatd Mukhlis

http://www.tafsir.web.id/­
2013/01/tafsir-al-
baqarah-aya­
t-135-141.html?m=1

Pegang erat. Jangan sampai terlepas......!!!


Mengenai syarat wjib Shalat Jum'at adalah:



Pertama.
Syarat wajib sholat
Jum'at yaitu orang-orang yang
wajib mengerjakan
shalat Jum'at adalah
orang-orang yang telah memenuhi 7
syarat berikut:

a. Islam;

b. Baligh;

c. Berakal;

d. Merdeka;

e. Laki-laki;

f. Sehat badan; dan

g. Menetap (bukan
musafir, tidak dalam
perjalanan jauh).
Sedangkan orang-
orang yang tidak wajib
mengerjakan shalat
Jum'at adalah:

a. Orang kafir;

b. Anak kecil (yang belum baligh);

c. Orang gila;

d. Budak;

e. Orang perempuan; dan

f. Musafir.


Kedua.
Merujuk beberapa kitab Fiqih seperti kitab "Fathul-Mu'in, karya: Asy-Syaikh Zainuddin bin 'Abdul-'Aziz Al-Malibari, dan Kifayatul-Akhyar, karya: Al-Imam Taqiyuddin Abubakar
bin Muhammad al-
Husaini."

Ditilik dari domisili seseorang, dalam Fiqih
terdapat tiga istilah
yaitu: Mustawthin,
Muqimin, dan Musafir.


Perbedaan status domisili ini berelasi juga
terhadap beberapa
hukum ibadah, terutama shalat Jum'at.

Berikut adalah
penjelasannya:
"Musafir" adalah orang
yang sedang bepergian
untuk tujuan tertentu.
Jarak perjalanan yang
membuat orang
dianggap sebagai musafir adalah kurang
lebih 80 km, dan lagi
selama perjalanan tersebut tidak
berencana untuk
menetap di daerah tertentu lebih dari
3 hari. Jika musafir
berencana menetap di
suatu tempat 3 hari
atau lebih, maka
statusnya bukan lagi musafir, dan juga jika
perjalanannya tidak
lebih dari 80 km, maka
orang tersebut juga
belum bisa disebut
sebagai musafir (secara Fiqih). Seorang musafir mempunyai
keistimewaan dalam
melaksanakan ibadah,
yaitu diperbolehkan
menjama' shalat (mengerjakan 2 shalat
dalam sekali waktu),
diperbolehkan meng-
qashar shalat
(meringkas sholat dari 4
rekaat menjadi 2 rekaat), membatalkan
puasa Ramadhan dengan di qadla pada bulan berikutnya setelah bulan Ramdhan, dan
juga meninggalkan
shalat Jum'ah
(menggantinya dengan
shalat dhuhur). Yang perlu digaris bawahi,
rukhshah (keringanan) dalam "BAB" ini hanya
berlaku bagi musafir
yang tujuan
perjalanannya bukan
untuk ma'shiat. Kalau tujuannya untuk
ma'shiat seperti
ngapelin pacar,atau ma'shiat yang lainya ya
tentu saja rukhshah (keringanan) ini hilang (tidak berlaku).

"Muqimin", ini yang sering disalah pahami karena kemiripannya dengan kata dalam bahasa Indonesia
"pemukim".

Status Muqimin adalah
untuk orang yang melakukan perjalanan
lebih dari 80 km,
namun berencana
menetap di suatu
tempat lebih dari 3 hari.
Domisili selama lebih dari 3 hari ini bukan untuk menjadi penduduk tetap
dan di kala waktu ada
rencana untuk pulang
ke kampung halaman.

Cotoh: yang paling mudah dari orang yang
berstatus muqimin
adalah anak kos, santri
pondok, dan juga
mahasiswa yang sedang
belajar di luar daerah. Orang dengan status muqimin tidak lagi mendapat rukhshah (keringanan) seperti musafir, dan sayangnya juga tidak mendapat hak untuk menyempurnakan
bilangan Jum'atan
seperti penduduk tetap.

Maksudnya
MAKSUDNYA muqimin
tersebut tetap harus
menjalankan shalat Jum'ah, namun ketika
di masjid tertentu
jumlah penduduk yang
mengikuti shalat
Jum'ah ada 39 orang,
plus 1 orang muqimin (total 40 orang), shalat
Jum'ah di daerah
tersebut belum bisa
dianggap sah karena 1
orang muqimin tersebut
tidak bisa dihitung sebagai ahli Jum'ah.
dan terakhir adalah
"Mustauthin".
Mustawthin (penduduk
tetap) adalah orang
yang menetap di suatu
daerah, kota, atau negara, dan tidak akan pulang ke daerah lain
karena memang rumahnya adalah di situ.
Atau lebih mudahnya,
alamat KTP-nya adalah
di daerah tersebut. Tetapi penentuan mustawthin menurut fan fiqih bukan dilihat dari KTP,tapi dari sebab akibat "Mun'aqid" (rumah) orang itu sendiri. Kalau
orang tersebut sudah menganggap daerah
tersebut sebagai rumah
tempat tinggal
tetapnya, maka orang
tersebut sudah bisa
disebut sebagai mustawthin di tempat
tersebut. Mustawthin
tidak mempunyai
ketetuan seperti
musafir, dan tidak
seperti muqimin, seorang yang berstatus
mustawthin dapat
dihitung sebagai ahli
Jum'ah yang
menyempurnakan syarat sahnya digelar dan di dirikanya shalat Jum'ah.

---R<>R---
Pertama.Sembahlah Allah seberapa kebutuhanmu kepda-Nya.

Kedua.Ambillah dunia
sekedar memenuhi
kebutuhan hidupmu.

Ketiga.Perbuatlah dosa seberapa kekuatanmu
menanggung siksa-Nya.

Keempat.Berbekallah hidup di dunia ini, sebanyak
kebutuhanmu nanti di alam akhirat.

Kelima.Berbuatlah
untuk mendapatkan
surga dengan Rhdla-Nya, sesuai dengan
kedudukan yang engkau inginkan."

(syaqiq Al Balkhi RA.


Dikutip dalam majalah
Muzakki, November
2007.